snsdsowon

This Is Blog Share All Of My Mind~ So, enjoy it!! ^^

It’s All About Our Love

Leave a comment

Author: kimtaeeun

Main cast:

-Kim Taeyeon as herself

-Park Jung Soo a.k.a Leeteuk as himself

-Choi Shi Hyun (OC)

– All SNSD member

-Kim Jong Woon a.k.a Yesung SuJu as Taeyeon’s brother

-Kim Hayeon (Taeyeon sister) as cameo

-Park Seora (OC) as cameo (Penjaga Minimarket)

Author’s POV

@ halaman rumah Taeyeon

“Hyaaaaa!! Kim Taeyeon!! Apa kau ingin mati, hah?!” Teriak Hayeon kepada unnienya itu.

“Hahahahahaha, kejar saja aku sampai dapat dongsaengku yang babo~ wleeeeek” seru Taeyeon sambil menjulurkan lidahnya dan berlari

“yaish! Awas kau unnie!!” seru Hayeon dan mulai berlari untuk mengejar unnienya itu. Tapi tiba-tiba…

BRUKK!!

“Aduhh!” rintih Taeyeon sambil memegangi kepalanya dan pinggangya karena dia terjatuh dan kepalanya serasa membentur sesuatu yang sebenarnya tidak terlalu keras tapi cukup menyakitkan

Taeyeon menabrak seseorang.. Seseorang namja yang badannya cukup tinggi dan berdirinya juga tegap.. dan wajahnya.. cukup membuat Taeyeon tercengang

“Oh, mianhae. Sini mari kubantu. Hup!” serunya dan sambil membantu Taeyeon berdiri

“Mmm, apakah Jong Woon ada?” kata namja itu

“O-oh.. N-ne. Dia ada di dalam. Nuguseyo?” tanya Taeyeon pada namja tampan tersebut

“Ah, ne. Naega Choi Shi Hyun. Aku teman kuliahnya Jong Woon. Bangapta, hehehehe” kata namja tersebut

“ Ah, ne oppa. Jeoneun Kim Taeyeon-ibnida, aku adiknya Kim Jong Woon. Bangapseumnida” ucap Teayeon gelagapan

“Ahahaha, jadi kau yang namanya Taeyeon, adik kesayangannya Jong Woon plus Leader dari SNSD.. Aigoo hahahaha kau lebih cantik daripada di TV aku hampir saja tidak mengenalimu” ucap namja itu dan menunjukkan senyumannya yang manis. Jantung Taeyeon pun langsung berdegup kencang ketika melihat senyuman Shi Hyun.

“OMONA!!! Senyumannya!! Manis sekali! Inikah yang dinamakan cinta pada pandangan pertama? Ah, maldo andwae” pekiknya dalam hati

“Yaa, neo wae Taeng?” tanya Shi Hyun

“Ng? Ah? A-aniya oppa, hehehe. Oh iya, oppa maaf aku tidak mempersilahkanmu masuk terlebih dahulu. Silahkan masuk” kata Taeyeon sambil membukakan pintu untuk Shi Hyun dan mempersilahkannya masuk

“Oh, gomawo Taeng hehehe” ucapnya dan lagi-lagi dia memberikan senyuman manisnya ke Taeyeon yang membuat jantung Taeyeon berdegup dengan kencang lagi

“uwwwwhh…” desahnya pelan dan memegang dada sebelah kirinya dan merasakan degup jantungnya hingga mungkin hanya dia yang bisa mendengar desahannya itu

“Ah, oppa.. bolehkah aku bertanya sesuatu?” tanya Taeyeon

“Geureom.. Mwoji igeon?” jawab Shi Hyun sembari bertanya kembali pada Taeyeon

“Kau tau dari mana nama panggilanku?” tanyanya polos

“Hahahahaha kau ini lucu sekali, tentu saja dari kakakmu laah. Hahahaha” jawab Shi Hyun lagi

“Aish! Jinjja Kim Jong Woon, tunggu pembalasan dariku ya! Seenaknya saja mengumbar nama panggilan bodohku itu pada orang lain!” gerutunya

“Oh, Shi Hyun oppa, sebentar ya aku panggilkan oppaku dulu. Mungkin dia sedang main game online di kamarnya” ucap Taeyeon

“Oh, ne” Shi Hyun menganggukan kepalanya

Taeyeon’s POV

“OMONA!! Aku tidak pernah tau kalau Woon oppa mempunyai teman setampan dia!” gerutuku dalam hati. Akupun berjalan menuju kamar oppaku yang paling aneh sedunia itu. Tapi ditengah jalan aku merasakan ada yang melemparku dengan bola..

BUKK!!

“Aww!! Yaaa!! Mau mati kau Kim Hayeon!!” bentakku pada adikku dan sambil memegang kepalaku yang terkena lemparan adikku yang super duper usil itu

“Yaa! Unnie! Kau sendiri yang memulai peperangan ini, dan sekarang rasakan akibatnya! Hahahahahahahahaha” ledek dia

“Yaish! Aku sedang tidak ingin ribut denganmu. Main saja sendiri sana, aku mau ke kamar oppa, ada temannya yang sedang menunggunya di depan” kataku yang tetap memegangi kepalaku yang sakit tadi

“Ooooh, Shi Hyun oppa” katanya. ‘Mwo?? “Ooooh” dia bilang, dan kenapa dia langsung tau nama oppa ganteng yang ada di depan?’. Akhirnya pertanyaan dalam kepalaku itu langsung ku semprotkan (?) ke adikku

“Yaaa, bagaimana kau tau?” tanyaku keheranan

“Tentu saja aku tau, dia kan sering kemari saat kau sibuk dengan show-showmu bersama unniedeul yang lain. Dia sering sekali menemaniku main, dan menraktirku es krim” terangnya dengan bangga bahwa ia sudah dekat dengan calon gebetanku itu. Aish! Ige sonyeo!

“Waaaah, sepertinya aku melewatkan sesuatu yang berharga” ucapku sedih

“Ng? Sesuatu yang berharga? Maksudmu?” tanyanya polos

“Ah, anak kecil diam saja. Tak usah banyak tanya!” ucapku ketus kepada adikku itu. Dia pun hanya diam dan terpaku(?) ditempat dia berdiri dan akupun melanjutkan jalanku ke kamar Yesung oppa

‘Tokk tokk tokk…’

“Masuk” kata Yesung oppa dari dalam kamarnya

“Yaa oppa, ada temanmu tuh di bawah” kataku

“Ng? Nugu?” tanyanya

“Shi Hyun oppa, teman kuliahmu” jawabku

“Ohh, mungkin dia kemari cuma ingin meminjam CD ini” terangnya sambil menunjukkan CD itu padaku dan memberikannya padaku

“ige mwoya?” tanyaku padanya karena aku penasaran apa isi CD itu

“Itu CD isinya semuanya tentang groupmu” jelasnya. Mwo? Groupku? Sonyeoshidae? SNSD? Girls’ Generation? Berarti, dia SONE??. Pertanyaan itu selalu berputar di kepalaku hingga aku pun turun dari kamar oppaku yang ada di lantai 2 itu dan menuju ruang tamu tempat dimana Shi Hyun oppa menunggu CD dari Jong Woon oppa.

“Oppa, kau kemari hanya ingin meminjam ini kan?” tanyaku pada dia yang –well- sedang asik mengutak atik iPhonenya dan sambil cengar cengir

“Ah? Oh? Ne, aku hanya ingin meminjam ini hehe. Gomawo Taeng” ucapnya dan –lagi dan lagi dan lagi—tersenyum lebar padaku. Lagi-lagi aku dibuatnya deg-degan. Astaga Tuhan,  ternyata memang benar. Aku menyukainya

Shi Hyun’s POV

“Ah? Oh? Ne, aku hanya ingin meminjam ini hehe. Gomawo Taeng” kataku dengan tersenyum. Sungguh sejak pertama kali aku melihatnya debut di TV jujur aku sudah menyukainya, dan sekarang aku sangat bersyukur bisa berteman dengan kakaknya, dan itu juga bisa menjadi jalan mulusku untuk menjadikan dia yeojachinguku. Dan kalau bisa jadi anae ku

“Ng? Ah, ne cheonmanhaeyo oppa” jawabnya dengan sedikit sentuhan senyuman dari bibirnya. Ah, betapa manisnya yeoja ini. Nampak terlihat dari raut wajahnya kalau dia agak gugup denganku. Entah malu karena kejadian dia menabrakku tadi atau apa, yang jelas raut wajah seperti inilah yang membuat dia semakin terlihat cantik.

“Geureom Taeng, aku pulang dulu ya dan sampaikan salamku pada kakakmu juga adikmu yang paling usil itu hehehe. Annyeong” ucapku saat berpamitan padanya

“Ne, oppa. Hati-hati dijalan yaaaa” serunya.

Ahh, sungguh yeoja ini membuatku gila. Hampir setiap malam aku memimpikannya dan setiap hari pikiranku terpenuhi oleh wajahnya. Oh Tuhan, terimakasih kau telah menciptakan makhluk yang paling indah seperti dia..

.

.

.

.

.

.

.

Author’s POV

Keesokan harinya

@ Kamar Taeyeon 07.15

Pagi ini Taeyeon terbangun dari tidur nyenyaknya. Dan…

“Mwoya!! Ini kan sudah tanggal 8 Maret! Aish! Aku harus cepat-cepat pulang ke dorm sebelum si evil Sooman memarahiku!” teriak Taeyeon dari kamarnya

“Taeyeon wae?” tanya sang appa kepada orang-oranng yang ada di ruang makan tersebut

“Mollaseubnida appa, mungkin karena dia lupa kalo hari ini batas hari liburnya” jawab Yesung

“Haaaaah, dasar anak itu. Dia seperti biasanya, lupa akan segala hal” gerutu appanya

***

@ Ruang makan 08.00

“Ah, morning semua.. ini udah, itu udah, jaket juga udah, apalagi ya?” sapa Taeyeon lalu dia bergumam sendiri

“Oh, morning juga Taeng” sapa balik oleh keluarganya

“Geundae Taeng, kau akan kembali ke Dorm hari ini?” tanya eommanya

“Ne eomma, aku akan kembali ke dorm. Aaaaah aku sudah terlambat eomma.. aaaaah, eottokhaji eommaaaa” rengek Taeyeon pada sang eomma. Maklum Taeyeon adalah anak kesayangan eommanya jadi wajar saja kalau Taeng lebih menunjukkan sikap manjanya pada eommanya

“Ah Taeng, oppa tidak bisa mengantarmu hari ini. Oppa juga ada kegiatan dengan Suju. Mianhae” terang oppanya kepada Taeyeon

“Ah wae??? Wae geurae?? Aish oppa, neo jinjja!!” pekik Taeyeon pada oppanya

“Hei, tenang dulu, aku kan belum selesai menjelaskan.. sebagai gantinya yang akan mengantarmu ke Gangnam itu temanku. Aku sudah bilang padanya tadi malam lewat sms, dan dia setuju” jelas oppanya lagi

“Neoye chingu? Nugu? Aku tidak mau kalau aku diantar oleh temanmu yang berandalan sepertimu, apalagi Eunhyuk oppa, aish si king yadong. Eh, kecuali yang mengantarku Jungsoo oppa hehehehe” kata Taeyeon

“Aaaaah, mana mungkin aku menyerahkan adik kesayangan ku ini ke Eunhyuk. It’s too dangerous” kata Yesung sambil mencubit pipi Taeyeon yang chubby itu

“Ok, lalu siapa? Jungsoo oppa-kah?” tanya Taeyeon sambil mengedipkan kedua matanya

“Itu sih maumu.. Yang mengantarmu kembali ke dorm itu Choi Shi Hyun. Yang kemarin kesini itu” kata Yesung

“Mwo?????? Shi Hyun oppa???” pekik Taeyeon dengan lantangnya dan mungkin saja bisa membuat orang-orang serumah jadi tuli

“Aish unnie, kau membuatku tuli!” bentak Hayeon pada unnienya itu

“Ah, y-y-yaaa!! Oppa, neo..” kata Taeyeon sambil menunjuk ke arah oppanya itu. Belum selesai Taeyeon bicara ke oppanya, seseorang telah mengetuk pintu dari luar

“Silyehabnida” kata seseorang yang diluar itu

“Ne, jamshiman”teriak Yesung dari ruang makan. Lalu Yesung-pun membukakan pintu

Klekk…

“Oh, Shi Hyun-ah. Kau datang untuk menjemput Taeyeon kan?” tanya Yesung pada seseorang yang ada diluar tadi dan rupanya itu Shi Hyun

“Ah, ne Jong Woon-ah. Apakah dia sudah siap?” tanyanya pada Yesung

“Tentu saja. Dia juga sudah ada di ruang makan kok” ucap Yesung

“Yaa!! Taeng-goo, ppallinawa! Shi Hyun sudah datang menjemputmu!” teriak Yesung pada dongsaenya itu

JLEBB..

Degupan jantung Taeyeon pun muncul lagi dan berpacu(?) dengan sangat cepatnya

“A-a-ah, n-ne.. Appa, eomma, Hayeon. Aku pergi dulu ya” kata Taeyeon. Dia pun berpamitan dan mencium kedua pipi appa dan eommanya dan dia memeluk adik kecilnya itu

“Hati-hati ya sayang” kata appa dan eommanya sambil melambaikan tangan. Lalu Taeyeon pun berjalan menuju pintu depan sambil menarik koper besar berodanya itu dan akhirnya sampai juga dia di depan pintu. Tampak 2 orang namja tampan, yang satu adalah kakak laki-lakinya, dan yang satu lagi… namja tampan yang yang selalu ia kagumi sejak kemarin

“O-oh, Shi Hyun oppa, annyeonghaseyo” salam Taeyeon pada namja itu sambil membungkuk memberikan tanda hormat *bow gitu maksudnya*

“Ah, ne Taeyeon annyeong. Kajja, nanti bisa bisa kau terlambat” kata namja tampan itu

“O-oh ne.. Oppa, aku pergi dulu ya” ucap Taeyeon kepada Yesung dan dia pun memeluk kakaknya dan kakaknya juga membalas pelukannya dengan rasa sayangnya kepada adiknya

“Hmmmh, I love you nae dongsaeng” kata Yesung pada Taeyeon sembari melepaskan pelukannya

“Nado oppa.. Aku pergi ya oppa.. Dadah” ucap Taeyeon sambil melambaikan tangannya dan berjalan menuju mobil yang dikendarai Shi Hyun. Yesung pun melambaikan tangannya. Taeyeon dan Shi Hyun pun masuk ke mobil

“Kau siap Taeng?” tanya Shi Hyun

“Mmm, aku siap oppa hehehe” jawab Taeyeon

Shi Hyun’s POV

“Mmm, aku siap oppa hehehe” jawabnya dengan senyuman indahnya.

‘Tuhaaaaan, wajahnya sangatlah cantik ketika dia tertawa. Ah, Taeng tertawalah terus seperti itu untukku’ harapku dalam hati

“Hehe, geureom kajjaaaaaaa” kataku dengan bersemangat. Lalu langsung saja kutancap gas dan mobilku langsung melaju. Selama di perjalan tidak ada prcakapan yang terjadi diantara kami karena Taeyeon langsung mendengarkan musik dari iPodnya dan tertidur pulas. Aku pun agak bosan dengan kesunyian ini, lalu kunyalakan music player yang ada di mobilku. Lagu yang kuputar adalah lagu-lagu dari CD yang diberikan oleh Yesung kemarin, isinya semua lagu-lagu SNSD dan semua lagu yang pernah dinyanyikan Taeyeon secara solo ataupun duet dengan siapapun. Ya, aku adalah seorang SONE dan mungkin saja Taeng sudah tau kalau aku ini SONE sekaligus Taegangers

Kulihat dia masih tertidur dengan nyenyaknya, lalu aku mengalihkan pandanganku ke bibirnya dan sesekali melihat kondisi jalan. “Ah, betapa indahnya bibirmu Taeng” pekikku dalam hati. Sungguh aku mencintai yeoja ini

“mmh..hoaaaaaaammm” dia menguap dan membuka matanya. Kulihat dia masih mengantuk tapi mungkin dia tidak ingin tidur lagi

“Sudah bangun Taeng” tanyaku dengan halus

“Ah, ne oppa. Sebenarnya aku masih mengantuk tapi aku tidak mau tidur lagi. Apakah kita sudah memasuki daerah Gangnam?” tanyanya lugu dan.. Lihatlah, wajahnya bagaikan anak berumur 5 tahun saat menatapku dengan ekspresi seperti itu. Dan tanpa sadar wajahku memerah. Ugh, aku malu

“Ng? B-belum kok Taeng hehe. Masih jauh” kataku sambil menutupi setengah dari wajahku bagian bawah dengan tangan kiriku dan tanganku yang satu lagi tetap memegang kendali *semoga ngerti hehehe*

“Oppa, waeyo? Kenapa kau menutupi wajahmu seperti itu? Kau sakit?” tanyanya dengan masih menampangkan ekspresi anak-anaknya

“T-tidak Taeng, hehehe. Nan gwaenchanha. Geokjeongmal hehe” kataku

“Mmmmh, geurae. Oppa kalau di depan ada Pom Bensin kita berhenti sebentar ya, aku mau ke toilet” pintanya

“Mhhh, joha” jawabku

“Ah, oppa. Bolehkah aku bertanya sesuatu?” ucapnya seraya melihatku

“Ne, kau ingin bertanya apa Taeng?” jawabku

“Kau ini… SONE ya?” tanyanya yang langsung membuatku kaget

“Hah? Eh? Oh, iya hehe” jawabku gelagapan

“Waaaaaah, ternyata benar haha. Kau suka dengan siapa oppa? Aku tebak pasti Yuri” katanya

“Ng? Haha aniya” jawabku dengan tersenyum

“Sica?” tanyanya lagi

“Bukan” jawabku lagi

“Yoona? Fany? Hyoyeon? Sunny? Sooyoung?” tanyanya. Sepertinya dia penasaran sekali

“Ani.. hahaha” jawabku yang agak sedikit deg-degan

“Ah, ara. Pasti Seohyun. Dia kan maknae, suaranya bagus, tinggi, dan…” belum sempat dia menyelesaikan pembicaraannya, aku pun memotongnya

“Ah, Taeng itu dia Pom Bensinnya. Kau bilang kau ingin ke toilet kan?” selaku ditengah pembicaraannya

“Ng? Mana? Oh iya, oppa ppalli aku sudah tidak tahan ingin buang air kecil” pintanya. Langsung saja kutambah kecepatan mobilku

Bruuummmmm….

Dan akhirnya sampai di depan bangunan kecil yang di pondasinya bertuliskan ‘TOILET’. Taeyeon pun segera turun dari mobil sedan hitamku dan langsung saja berlari ke toilet tersebut

***

Taeyeon’s POV

BREKK..

Aku pun masuk lalu menutup pintu mobil Shi Hyun oppa setelah aku kembali dari Toilet. Kulihat dia sedang memejamkan mata dan melipat kedua tangannya dan juga menyandarkan tubuhnya di jok mobilnya yang dia rendahkan dan memiringkan tubuhnya ke arah tempat dudukku *tiduran gitu maksudnya*. Mungkin dia kelelahan mengingat dia menyetir seharian ini, dan.. Wajahnya yang sedang tidur itu membuatku terus menerus ingin melihatnya. Tidak kusangka wajahnya yang sangat ‘maskulin’ itu bisa se-imut ini ketika dia tidur. Aku pun mengikuti apa yang dia lakukan sekarang, dan memiringkan tubuhku berlawanan arah dengannya *hadap hadapan gitu maksudnya*. Tapi tiba-tiba dia membuka matanya dan membuatku kaget, dan anehnya aku tetap pada posisiku seolah-olah diriku ini ingin memberi tahu kalau sedari tadi aku memang memperhatikannya

“…” dia hanya diam dan terus menatapku

“o..oppa” kataku gemetar

“Taeng, kau tau siapa yang aku suka di groupmu?” tanyanya

“Ng? B-b-belum. Seohyun kah?” tebakku

“Ani. Neorago. I Love You Kim Taeyeon” ucapnya. ‘Mwo?? Ige mwoya?? Apakah dia menyatakan perasaannya padaku?? Aish! Maldo andwae! Mungkin aku sedang bermimpi atau apa?’ gumamku dalam hati

“Mwo? Kau ini bicara apa oppa? Apakah kau sed…”

Belum sempat aku berbicara sepenuhnya, dia langsung mencium bibirku. Dia melumat bibir atasku lalu bibir bawahku, dan tanpa sadar aku pun terlarut dalam ciuman itu.

“Mmmhh..” desahku dari sela-sela ciuman itu. Tiba-tiba saja sesosok bayangan Teuk oppa muncul di otakku. Wait, apa yang seang ku lakukan?? Aku pun langsung mendorongnya, menjauh dari tubuhku

“Wae Taeng?” tanyanya

“Mianhae oppa.. Seharusnya kejadian ini tidak terjadi” kataku pelan

“Ah, mianhae.. aku terlalu mementingkan diriku sendiri” ucapnya dengan nada menyesal

“Ne, gwaenchanha. Oppa sebaiknya kita melanjutkan perjalanan kita. Aku takut nanti bisa-bisa aku  dimarahi si evil Sooman. Untuk yang tadi,aku sudah tidak terlalu memikirkannya” kataku

“Ne, sekali lagi aku minta maaf Taeng atas kelancanganku tadi. Hajiman Taeng, apakah aku boleh menanyakan sesuatu?” tanyanya. Sepertinya aku sudah tahu apa yang ada dipikirannya mengingat hal yang sudah dia perbuat kepadaku tadi

“Ne, apa itu oppa? Tanyaku dengan wajah innocent ku

“Apakah kau mau jadi yeojachinguku?”

‘BINGO!’ kataku dalam hati. Ternyata benar apa yang aku pikirkan.. Jankkam, bagaimana dengan Jungsoo oppa??

“Ng.. Oppa.. Aku tidak tahu.. aku pikir-pikir dulu ya” jawabku dengan penuh kebimbangan

“Wae? Apakah kau sudah punya pacar?” tanyanya

“Ani.. Geunyang..” jawabku

“Ok, gwaenchanha.. Nan gidarilkeyo :)” jawabnya

***

Author’s POV

Keesokan harinya

@ SNSD dance practice room

9 Maret 11.47 am

 

Girls bring the boys out!

I wanna dance right now, naega ikkeurae julke come out!

 Sesang namjadeuriyo nan, number one jihyereul juneun Athena check this out!

Jeulkyobwarha, dojeonye seolleim

Imi modu kajjin sesangye namja

Geudaero chuk ganeun geoya keep up…

Belum sempat lagu itu selasai, Yoona pun merintih kesakitan

“Awwww.. Aduuuh kakiku” rintihnya lalu dia pun berlutut dan membuat seluruh member menghampirinya

“Neo waeyo Yoona?” kata Yuri sambil ikut berlutut untuk melihat kaki Yoona

“Yaa Taeyeon unnie! Kau menginjak kakiku!” bentak Yoona pada unnienya itu

 

*Flashback*

 

“Yaaa, yaaa, besok kan hari ulang tahunnya Taeng-goo unnie, bagaimana kalo kita kerjai dia” usul Yoona

“Memangnya kau ada usul apa Yoona?” tanya Yuri

“Hahahahaha, jadi rencananya besok kita kan latihan dance lalu di bagian ‘Geudaero chuk ganeun geoya keep up’ kan ada gerakan kebelakang, nah sebelumnya aku meminta Taeng unnie untuk menukar posisiku dengannya, jadi yang sebelumnya aku yang ada di depan dia, sekarang jadi dia yang di depan aku” terang Yoona

“Lalu selanjutnya apa?” tanya Hyoyeon

“Nah, aku akan berpura-pura kesakitan di bagian kakiku karena terinjak olehnya, padahal sebenarnya tidak. Kekekekekekeke” jelas dia lagi dan menunjukkan evil smirk serta keusilannya

“Oh, aku mengerti. Nah bagaimana kalau setelah itu kita semua malah lebih membela Yoona dan terus-terusan menyalahkan Taeng? Ottae?” usul Sooyoung

“Ah, daebak Youngie! Hajiman, ada satu permasalahan lagi..” kata Sunny cemberut

“Mwoya igeon?” tanya Youngie

“Seohyun..” kata Sunny

“Eih? Naega? Naega waeyo?” kata Seohyun dengan nada keheranan

“Ah matda~” kata Yoona menepuk kepalanya sendiri

“Hyunnie, kau kan tidak bisa berbohong orangnya, jadi nanti pasti Taeng akan menanyaimu mengapa kita jadi seperti itu” jelas Youngie

“Oh, tenang saja, untuk urusan kali ini aku akan diam dan menjaga rahasia ini agar Taeyeon unnie tidak akan tahu” kata Seohyun untuk meyakinkan para unnienya

“Ok, Seohyun sudah selesai, setelah itu apa kelanjutannya?” tanya Hyoyeon

“Nah, setelah Taeng unnie menangis atau apalah, misalnya mengurung diri di kamar, kita ketuk pintunya dan paksa dia keluar, dan setelah dia keluar baru kita kejutkan dengan kue ulang tahun dan trompet mainan. Atau kalau dia hanya menangis, aku akan teriak dan semuanya harus menuju kamarku dan siapa saja tahan si Jummataeng agar jangan masuk ke kamarku” kata Yoona

“Ooooohh.. Algesseo.. Lalu?” Hyoyeon yang mengerti dengan usul Yoona menannyakan kelanjutan ceritanya

“Ya nanti saat semuanya sudah berkumpul dan menyalakan lilin di kuenya kita keluar sambil menyanyikan lagu Saengilchukhahamnida ke dia” lanjut Yoona

“Aaaaahhh, arraseoooo” Hyoyeon pun langsung manggut-manggut tanda dia sudah sangat mengerti sekali dengan apa yang dongsaengnya usulkan itu

“Naaaah semuanya setuju??” pekik Yoona

“Ne.. kami setuju” kata seluruh member SNSD kecuali Taeyeon *ya iya lah, orang Taeng yang mau di kerjain masa diajak diskusi juga?? Author dongdong nih-__-*

*flashback end*

 

“O-oh, mianhae Yoona, aku tidak sengaja”

“Mwo? Tidak sengaja? Jelas-jelas kau sengaja melakukannya unnie! Kau ini kenapa? Apakah kau membenciku selama ini?!” bentak Yoona dengan raut wajah marahnya

“A-aku benar-benar tidak sengaja. Aku serius. Dan juga aku tidak pernah membencimu. Aku menyayangi semua member SNSD” ucap Taeng dengan gelagapan

“Sudah, kalian ini apa-apaan sih?! Seperti anak kecil saja! Kau juga Taeng, kasihan Yoona. Bagaimana kalau dia tidak bisa tampil di Music Core nanti hanya gara-gara kakinya sakit? Bisa-bisa kita kena marah Sooman sajangnim” Jessica yang tadinya sedang melihat keadaan Yoona langsung mendekati Taeyeon

“A-aku t-tidak sengaja, sungguh” Taeyeon langsung  merubah posisinya sekarang, dari yang tadinya berdiri menjadi jongkok perlahan dan menutupi wajahnya dengan kedua tangannya lalu menata poninya kebelakang *semoga ngerti hehehe ^^*

“Ayo Yoona, kita kekamarmu saja, biar kuobati kakimu” ajak sang innocent maknae sambil membopong Yoona yang pura-pura pincang. Sebenarnya mereka mau mempersiapkan kue ulangtahun yang mereka buat kemarin sebelum Taeyeon pulang ke dorm

“Kau lihat perbuatanmu itu Taeng! Yoona pincang gara-gara kau!” bentak sang Black Pearl sekaligus couple dari Yoona sendiri, Yuri

“Yaa Taeng-goo, aku tidak mau tahu. Kalau saja pamanku marah dan kecewa pada kita hanya gara-gara Yoona tidak bisa tampil di Music Core karena perbuatanmu! Kau kan tahu kita ini idol, jadi dalam keadaan apapun kita harus tampil dengan sempurna. Sudah, aku tidak mau membicarakan ini denganmu Taeng. Kau sendiri yang menerima akibatnya!” dengus Sunny

‘Maaf ya Taeng, aku begini untuk kamu.. Demi suksesnya birthday surprise untukmu’ kekeh Sunny dalam hati

“Hiks…hiks… aku benar-benar tidak sengaja.. hiks.. hiks.. Kenapa kalian semua menjadi seperti itu?? Hiks…hiks…” Taeyeon pun menangis karena perlakuan jahil –yang belum ia ketahui— oleh-temannya itu

Melihat Taeyeon sudah menangis, couple dari Taeng, Tiffany langsung menuju kamar Yoona untuk memberitahu kalau Taeng sudah menangis dan berarti dimulainya kejutan untuknya

“KYAAAAAAAAAAAAA~!!!” Teriak YoonA. Sontak saja seluruh orang yang ada di dorm itu langsung menuju kamar Yoona. Sesuai yang direncanakan, Taeng tidsak ikut ke kamar Yoona karena dia sibuk menangis. Dan akhirnya semuanya pun keluar dari kamar Yoona dan menuju ke tempat taeng yang masih menangis.

Saengilchukhahamnida, Saengilchukhahamnida, saranghaneun uri Leader… Saengilchukhahamnida!!!”  Taeyeon pun terkejut dan menghentikan sejenak aktivitas menangisnya dan melihat apa yang terjadi. Air mata Taeyeon pun tambah deras mengalir karena tahu dia hanya dikerjai oleh teman-temannya itu

“Aigoo~ unnie.. uljimarayo~ Mianhae kami sudah mengerjaimu” Yoona pun langsung memeluk Taeyeon yang tadinya menangis karena sedih sekarang menjadi tangisan bahagia

“Yaa..hiks..kau..hiks..hiks..nappeun dongsaeng.. jeongmal nappeun dongsaeng..hiks” kata Taeyeon yang meledek Yoona disela-sela tangisannya di pelikkan Yoona. Yoona pun melepaskan pelukannya untuk melihat unnienya itu lalu mengusap air mata Taeyeon yang membanjiri pipinya itu

“Hehehehehe, mianhae uri Kid Leader” kata semuanya. Lalu mereka semua pun memberi ucapan selamat ulang tahun ke Taeyeon dan memeluknya

**********

Taeyeon’s POV

‘brrrrt…. brrrrrt’ kurasakan handphoneku bergetar dan langsung saja aku membuka handphoneku yang bermodelkan flip

‘klekk’

Dari: Jungsoo oppa

 

Taeng-goo yaaaaa~

Waaaaah, saengilchukahae Taeng-goo.. semoga kau panjang umur dan sehat selalu yaaa.. ({})

Oh iya, Taeng-goo bisakah malam ini jam 09.00 kau ke taman di dekat dorm-mu? Aku ingin memberikan sesuatu untukmu, jadi aku harap kau datang ya.. ^.~

 

Hahaha, seperti dugaanku, Jungsoo oppa atau yang biasa dikenal sebagai Leeteuk Super Junior alias Leader Suju a.k.a sahabat kakak laki-lakiku *ribet amat yak, kkkk* yang meng-smsku. Sudah lama sebenarnya aku menyukai dia, tapi aku malu untuk mengungkapkannya. Ah matda! Lalu bagaimana dengan Si Hyun oppa?? Aaaaaaaaaa… Michigetda… Bisa-bisanya aku menyukai 2 orang namja sekaligus?? Pikiran itu terus saja berputar di kepalaku. Aku bingung harus memilih yang mana? Antara Jungsoo oppa, namja yang sudah sekian lama aku menyayanginya, ataukah Shi Hyun oppa, teman kuliah kakakku yang sudah merebut ciuman pertamaku. Ah! Aku juga lupa! Dia kan 2 hari lalu menyatakan perasaannya padaku! Ahhhhh… Eottohkhae??

Tak terasa aku sudah ada di dalam minimarket dekat dormku. Wait, sejak kapan aku berjalan? Dan sejak kapan aku keluar dorm?? Dan hanya memakai celana tidur dan kaos? Aku bingung dengan diriku sendiri.

“Ada yang bisa saya bantu unnie?” kata penjaga minimarket yang –kelihatannya- lebih muda dariku

“A-ah.. Ne.. Aku hanya ingin membeli beberapa minuman dan makanan ringan saja” ujarku

“Ah, geureom.. Tempat makanan ringan ada di sebelah sana, dan miruman ringan ada di sebelah sana” katanya sambil menunjukkan tempat dimana kedua objek barang yang akan aku beli itu

“Oh, ne.. gomawo” kataku. Aku pun langsung menuju tempat itu

“Ah, jeogi. Kau.. Apakah kau SNSD Taeyeon?” tanyanya. Sontak aku pun menghentikan langkahku

“Eo? Ah, ne.. Waeyo?”

“Ah, aniya unnie. Sebenarnya aku sangat mengidolakanmu” akunya

“Ah, jinjja? Wah, jadi kau Taegangers?” tanyaku

“Ne, unnie” jawabnya tersipu malu

“Hehe, siapa namamu?”

“Jeoyo? Oh, jeoneun Park Seora-ibnida”

“Park Seora? Geureom Park Seora, berikan aku pulpen atau spidolmu”

“Untuk apa unnie?”

“Aku akan menandatangani kaosmu. Ottae?”

“Ah? Jinjjayo? Jinjjayo unnie? Gomapseumnida unnie”

“Ne..”

Aku pun menandatangani kaosnya itu. Kulihat dia begitu gembira menerimanya. Aaaaahhhh Tuhan, begitu senangnya aku membahagiakan orang lain

Setelah acara tandatangan(?) selesai, aku pun melanjutkan kegiatanku yang tertunda tadi untuk membeli makanan dan minuman ringan. Setelah aku membeli barang-barang itu aku pun langsung melangkahkan kakiku pulang ke dorm.

~Malam harinya~

Jungsoo’s POV

Sudah 20 menit aku menunggu yeoja yang aku sayang selama ini di taman dekat dormnya. Ya, Kim Taeyeon alias Taeyeon SNSD sekaligus adik dari sahabatku sendiri Kim Jong Woon alias Yesung. Sejak pertama kali aku mengenalnya aku sudah suka padanya. Bukan karena wajahnya – yang memang begitu cantik- -ya memang itu salah satunya walaupun bukan alasan utamaku–, aku menyukainya karena hatinya yang sangat lembut dan SUARANYA. Itu yang membuatku sangat tergila-gila padanya. Hari ini aku berencana akan menyatakan perasaanku padanya.

Aku pun duduk di kursi taman tersebut, lalu ada seorang namja –cukup tampan menurutku, tapi tak setampan aku hahaha- *Teuk narsis -_-* datang dan duduk di sampingku. Aku rasa dia juga sedang menunggu seseorang yang special, sama sepertiku. Terlihat dari apa yang dia bawa: sebuket bunga mawar merah yang cantik, dan apa yang dia kenakan: jas dan celana panjang berwarna hitam. Sedangkan aku membawa sebuket bunga mawar putih serta mengenakan hal yang sama sepertinya namun berwarna putih sekaligus membawa kotak kecil berwarna pink yang di dalamnya ada sebuah benda yang aku khususkan untuknya. Kuharap kalian tahu benda apa itu.

Kami pun hanya melontarkan senyuman masing-masing dan kembali menunggu. Selang 10 menit lelaki itu datang dan duduk di sebelahku, tiba-tiba Taeyeon pun datang sambil berlari dan hanya dengan memakai hoodie ungu pastelnya yang lucu dan celana jeans yang agak ketat serta memakai sepatu converse-nya *iklan terselubung nih authornya wkwkwk*. Lalu aku pun berdiri melihat kedatangannya. Dan yang membuat aku terkejut adalah: lelaki di sampingku ini juga berdiri. Sontak saja aku langsung melihat ke arahnya dan dia juga melakukan hal yang sama sepertiku

Taeyeon’s POV

Aaaaaaaaaaahhhhhhhhhh…. Bagaimana ini??? Aku bingung!!!! 2 orang namja yang aku suka sedang menungguku malam ini di tempat yang samaaaaaaaaa!!! Pikiranku yang satu ini yang membawaku berlari semakin cepat dari sebelumnya.

*flashback*

 

‘brrrt..brrrt..’ Hpku bergetar. Pasti ini Jungsoo oppa. Hahahaha sudah tidak sabar rupanya dia hahaha. Lalu kubuka hp flipku itu

 

From: Shi Hyun oppa

 

Annyeong Taeng. Saengilchukhahae yaa, semoga kau panjang umur dan sehat selalu. Ohya, kalau bisa kau ke taman dekat dormmu sekarang ya, aku tunggu disitu. C U ^^

 

Wha-what??? Shi Hyun oppa??? Aish!! Hariku benar-benar sial hari ini.

Friday night, March 9, 2012 08.50 pm

Author’s POV

Sesampainya Taeyeon di taman dekat dormnya itu, dia melihat 2 sosok pria tampan dan gagah yang keduanya memakai jas dan celana panjang yang terlihat berkelas

“Taeyeon” kata kedua namja tampan yang –belum saling mengenal- itu

“Yaaa, nuguseyo??” kata Leeteuk sambil melirik tajam ke arah Shi Hyun

“Neodo.. Nuguya?? Kenapa kau menunggu Taeng?” kata Shi Hyun membalas Leeteuk

“Kau juga..” kata Leeteuk

“Yaaa, oppadeul, please stop” kata Taeyeon menyela mereka

“Taeyeon, bisa kau jelaskan siapa dia?” tanya Shi Hyun

“A-ah.. Geu…Park Jungsoo” jawab Taeyeon

“Park Jungsoo? Super Junior Leeteuk?” tanya Shi Hyun lagi

“N-ne..”

“Taeyeon, siapa dia?” tanya Leeteuk

“Dia Shi Hyun oppa, temannya Jongwoon oppa” jawab Taeyeon

“Taeyeon, bagaimana jawabanmu?” tanya Shi Hyun. Taeyeon pun langsung melebarkan matanya yang bulat itu

“N-n-ne???”

“Jawabanmu.. Jawaban atas pertanyaanku 2 hari yang lalu” jelas Shi Hyun. Leeteuk yang merasa penasaran atas apa yang dipertanyakan Shi Hyun pada Taeyeon pun mulai bertanya

“Ng? Pertanyaan apa?” Tanya Leeteuk

“Aku menanyakan Taeyeon apakah dia mau menjadi yeojaku” terang Shi Hyun

“M-m-mwoo?? Benarkah itu Taeyeon? Taeng-goo.. Jawab aku” kata Leeteuk

Taeyeon’s POV

“M-m-mwoo?? Benarkah itu Taeyeon? Taeng-goo.. Jawab aku” kata Leeteuk oppa sambil menahan airmatanya yang –kuyakini- hampir jatuh

“O-oppa..” panggilku pelan padanya

“Hhhhhhh, geurae hiks.. semoga kalian bahagia ya. Aku mendukung kalian” jawabnya lirih. Lalu dia pun pergi sambil membawa sebuket mawar putihnya itu. Mwo? Mawar putih?? Itu bunga kesukaanku *author ngarang yah, namanya juga epep ._.v* dan sekarang dia membawanya pergi bersamanya. Itu berati, aku telah kehilangan cintaku..

Ya, aku telah memikirkannya selama ini. Sejak hari dimana Shi Hyun oppa menyatakan perasaannya padaku aku telah memikirkannya, dan akhirnya ada satu jawaban dari semua pemikiranku selama ini, yaitu: AKU MEMILIH JUNGSOO OPPA. Namja yang selama ini ku sayang. About Shi Hyun oppa? Forget it.. He’s just like a dangerous virus in my brain dan dia hampir saja merusak sistem kerja otakku

Jungsoo’s POV

Aku pun langsung berjalan menuju mobilku yang ku parkir dekat taman setelah mendengar pernyataan… siapa tadi? Ah ya, Shi Hyun. Hatiku sakit. Sakit sekali sampai-sampai aku tak kuat menahan tangisku yang semakin meledak ini. Aku sangat menyayanginya. Tidak, aku sangat sangat mencintainya sampai-sampai aku tidak rela melepasnya. Dialah cinta pertamaku. Walaupun aku sempat digosipkan mempunyai hubungan sungguhan dengan ‘istri virtual’ku Kang Sora, tetapi itu hanya rumor. Aku hanya mencintai yeoja yang sekarang mungkin saja sudah menjadi milik orang lain.

Langsung saja ku tancap gas sedalam-dalamnya dan melesat pulang menuju dormku. Aku ingin cepat sampai. Ingin cepat-cepat menangis di dalam kamarku –yang penuh dengan foto Taeyeon-

20 menit aku menyetir hingga sampai di depan dormku. Aku membuka pintu mobil putihku ini dan segera keluar sambil membawa mawar putih dan kotak pink berisi cincin emas putih dan dihiasi berlian kecil serta berukirkan ‘TaeTeuk’ di bagian dalam cincin tersebut. Sebenarnya cincin yang akan kuberkian pada Taeyeon itu sepasang dengan cincin yang ku pakai sekarang, hanya ukurannya saja yang berbeda. Sejenak ku lihat cincin yang ku kenakan ini. Hhhhhhh, rasanya sia-sia saja aku membelinya kalau jadinya seperti ini. Lalu aku pun masuk dormku. Aku meletakkan mawar putih dan kotak pink itu di meja ruang tengah. Tak terlihat siapapun ada disitu, mungkin mereka sedang di halaman belakang menikmati indahnya bintang di malam ini. Setelah itu aku akhirnya masuk ke kamarku.

@ Super Junior’s dorm, Friday night, March 9, 2012  09.30 pm

Author’s POV

‘tok..tok..tok..’ seseorang mengetuk pintu dorm Super Junior

“Ne.. Jamshimanyo” sahut Yesung sambil berjalan

‘klekk..’

“Oh.. Taeyeon-ah..” kata Yesung

“Oppa, Jungsoo oppa eodie?” tanyanya

“Oh, dia ada di kamarnya” jawab Yesung sambil mengarahkan jarinya ke kamar Leeteuk. Tanpa babibu lagi Taeyeon pun langsung menuju pintu kamar Leeteuk

‘toktoktok..toktoktok..’

Tak ada jawaban. Taeyeon pun mengetok pintu kamar Leeteuk

‘toktoktok..’

Hingga akhirnya Jungsoo pun keluar dari kamarnya

“Mwoya..” Leeteuk kaget ketika melihat siapa yang ada di depan kamarnya sekarang

“Oppa… hiks..” isak Taeyeon. Taeyeon pun langsung memeluk tubuh Leeteuk yang gagah. Yesung yang mengerti kondisi adik dan sahabatnya itu langsung mengajak seluruh member untuk kembali ke halaman belakang. Sementara Leeteuk, dia hanya diam tak membalas pelukkan Taeyeon

“Buat apa kau kesini?” tanya Leeteuk

*author’s POV end*

*flashback*

 

Taeyeon’s POV

Kulihat Jungsoo oppa pergi dari taman dengan berlari menuju mobilnya. Dan sudah kuduga, dia menangis. Aku pun mencoba mengejarnya

“Oppa..!!” seruku pada Jungsoo oppa, lalu aku mulai melangkahnkan kakiku untuk mengejarnya

“Taeyeon-ah” kata Shi Hyun sambil menahanku dengan memegang tanganku

“Jwiseonghabnida oppa, tapi aku tak bisa menerimamu sebagai pacarku. Aku hanya…” kataku

“Hanya apa?” tanyanya dengan nada agak tinggi

“Hanya saja aku terlalu mencintai Leeteuk oppa. Dan untuk ciuman itu, anggap saja itu salam perkenalan dariku” kataku padanya. Aku langsung berlari mengambil kunci mobilku yang ada di dormku dan langsung menuju dorm Jungsoo oppa sekaligus dorm oppaku

*flashback end*

“Aku…” kataku dengan susah payah

“Kenapa? Kau kasihan padaku? Apa kau hanya mau mem…” belum selesai Leeteuk oppa berbicara, aku sudah membungkam mulutnya dengan bibirku. Ya, kami berciuman. Berciuman untuk pertama kalinya

“Tidak, hiks..aku tidak kasihan sedikitpun denganmu oppa, hiks..aku kemari..hiks..karena aku memilihmu. Karena aku mencintai seorang..hiks..namja bermarga Park. Karena aku mencintai seorang namja yang..hiks..menyayangiku apa..hiks..adanya, dan..hiks..karena aku mencintai, hiks..sangat sangat mencintai..hiks..namja yang menjadi leader sebuah group ternama yaitu Super Junior” kataku tulus. Jujur saja aku merasa lega setelah aku mengatakan ini pada Jungsoo oppa. Dan walaupun aku mengatakannya sambil terisak-isak, aku yakin Jungsoo oppa tidak masalah tentang itu

Perlahan kurasakan sesuatu yang hangat menetes di hidungku…

…Air mata…

Leeteuk oppa menangis~ Entah ini air mata bahagia atau apa aku tak tahu.. Yang jelas aku tak rela kalau dia menangis lagi karenaku untuk yang kesekian kalinya

“Eo? Hiks.. Jinjja??” isak Jungsoo oppa

“Ne oppa..  hiks..jinjja” kataku

“Hajiman Taeyeon..” katanya

“Ne oppa, waeyo?”

“A-a-aku”

“Kau kenapa oppa?” tanyaku. Aku khawatir jika dia bilang dia tidak mencintaiku

“Aku… Aku tidak mencintaimu” kata Leeteuk oppa. ‘Deggg’ jantungku langsung berdetak hebat setelah mendengar kata-kata itu. Tepat seperti apa yang aku bayangkan. Kulirik Yesung oppa yang sedang mengintip kami dari balik tangga, dan aku yakin dia sudah memendam amarahnya

“N-ne? Oppa..” kataku

“Eo.. Sebenarnya aku hanya mencintai satu yeoja. Dia Juga seorang leader..” katanya membuat hatiku semakin teriris. Mungkinkah itu Min Sunye atau mungkin Park Gyuri? Sunye & Gyuri juga sempat digosipkan mempunyai hubungan special dengan Leeteuk oppa

“Dia seorang leader dari salah satu girlband paling populer di dunia, yaitu..” lanjutnya lagi dan lagi-lagi membuat hatiku terobek lebih lebar lagi, jantungku juga sudah tidak kuat rasanya menahan rasa sakit ini. Sudah aku yakini itu pasti Sunye ataupun Gyuri

“Sonyeo Shidae” lanjutnya lagi. Hancur sudah hatiku. WAIT… MWOO??? SONYEO SHIDAE???? Itu berarti… AKU???

“Ah oppa! Kau membuatku jantungan!” cetusku sambil memukul-mukul dada bidangnya –yang sangat sexy itu- *authornya otak yadong banget =,=a*

“Hehehehe, mianhae..” Jungsoo oppa langsung memelukku erat dan kurasakan dia berbisik di telingaku

“Happy Birthday My Love. Saranghae”

Sungguh, bisikkannya membuatku gila. Lalu dia melepaskan pelukannya dan mengambil buket bunga mawar putih –kesukaanku- yang tadi dia bawa sewaktu di taman dan kotak pink kecil dari ruang tengah. Kira-kira apa ya isinya?

Jungsoo oppa pun memberikan bunga mawar itu kepadaku. Oooohhh, sungguh cantik bunga-bunga ini. Kucium bunga-bunga itu, harum..dan aromanya seperti aroma Jungsoo oppa. Perhatianku oleh bunga-bunga yang ada di hadapanku ini teralihkan ketika Jungsoo oppa memanggilku, dan… DIA BERLUTUT!!!

“Taeyeon.. Taeng-goo.. My Kid Leader of my heart.. Would you be my girl?” katanya sambil menyodorkan kotak pink tadi yang sudah terbuka dan… Cincin?

OH-MY-GOD!! Am I in a dream God?? Why he so romantic?? Tanpa ada rasa ragu, tanpa ada fikir panjang aku langsung menjawab

“Yes oppa, yess..Yes I will!!” teriakku dan aku pun langsung mengambil cincin itu. Kulihat di sisi bagian dalam cincin itu bertuliskan ‘TaeTeuk’. Ya, Taeyeon & Leeteuk

Semua yang ada di dorm Suju pun bersorak ria tanpa terkecuali Yesung oppa, dan aku dengan Jungsoo oppa? Kami hanya berpelukan, berpelukan mesra dan penuh cinta, dan…kini Jungsoo oppa mencium lembut bibirku –dengan cinta juga tentunya hehehehe-

Terima kasih Tuhan, kau telah memberikan apa yang aku inginkan, terima kasih juga telah memberikan kebahagiaan yang selama ini aku harapkan.. Leeteuk Park Jungsoo, My Angel Without Wings… SARANGHAEYOOOOOO ^^

—————-TaeTeuk Never Die—————

End~

Advertisements

Author: kimtaeeun

A really clumsy girl who has a mommy named Erika Kim or aka Girls' Generation Kim Taeyeon and me? Ofcourse has a great body like Kwon Yuri *in obesity version* A half insane girl who was born in 1995 B) Wanna know about me more than this? Feel free to ask on my twitter @taeyeonsscom @Armey_sila or facebook http://facebook.com/kim.taeng89/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s